Entri Populer

Selasa, 12 Maret 2013

cerpen 12 sky of keys part 8



Karna senang, Zeref langsung memeluk ku erat. Tapi jujur saja. Aku senang. Karna aku bisa menepati janji ku. Di hari pertama perburuan ku, aku bisa mendapat kan kunci langit pertama ku.

            “Hey, hentikan. Atau kau aku hajar,” Ucap ku mulai merasa nggak nyaman.

“Ma-maaf, nona,” Zeref langsung melepas pelukan nya, kemudian mendekat kan wajah nya lalu menjilati wajah ku layak nya seekor kucing.

“A-apa yang kau lakukan?,” Karna kaget aku langsung mendorong nya, kemudian memegangi pipi ku yang baru saja di jilati oleh nya. “Kau ini dewa pelindung atau kucing sebenar nya!?”

“Aku siluman kucing dan aku juga dewa pelindung,” Jawab nya polos.

“A-apa?”

            Tubuh ku langsung membeku begitu mendengar jawaban nya. Jadi dia memang benar-benar siluman kucing. Entah sebenar nya aku sedang sial atau beruntung. Kunci pertama ku ternyata seorang siluman.. kucing.

            “Karna sekarang kau adalah majikan ku, jadi, nona tidak perlu lagi sungkan-sungkan jika ingin mengelus-elus rambut ku.”

“Entah lah seperti nya setelah ini aku nggak akan menyentuh mu.”

“Hee? Nona jahat.”

“Diam kau.”

“Nona, elus rambut ku lagi, dong.”

“Nggak mau. Menyingkir kau dari ku.”

            Dengan kunci pertama di tangan ku, petualangan ku untuk mengumpul kan kunci langit pun di mulai. Yah, semoga saja nggak ada hal yang nggak aku suka datang setelah ini. Karna aku nggak suka dengan masalah.

            Lagipula, aku nggak tau harus senang atau sedih sekarang. Oia, kalau kakak ku tau soal ini, dia pasti akan terus-terusan menertawai ku. Mungkin setelah ini aku akan sedih. Tapi, melihat dewa pelindung ini yang menawarkan diri nya, mungkin sebaik nya aku harus bersyukur. Iya, aku akan berusaha menjadi majikan yang baik bagi nya.

*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar